Tepat pada hari ini (8/3/2018), warga dunia, terutama kaum Hawa, merayakan Hari Perempuan Internasional. Momen ini pun disambut dengan baik oleh beberapa figur publik termasuk aktris senior Marissa Haque yang kini tengah berkecimpung di dunia politik.

Di Hari Perempuan Internasional 2018 ini, Marissa Haque menyampaikan sudut pandangnya mengenai peran perempuan. Terutama, andil para perempuan dalam hal rumah tangga dan juga keluarga.

“Perempuan adalah madrasah pertama dan utama di dalam keluarganya. Perempuan berkarier atau bekerja di luar rumahnya tetap tidak melupakan kodratnya sebagai ibu dan istri yang salihah,” ujar Marissa Haque saat dihubungi via telepon di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Tak sampai di situ, Marissa Haque juga berpesan agar para perempuan yang sudah bisa menikah bisa tetap menghormati suaminya. Sehingga, kesadaran setiap individu sangatlah dibutuhkan.

Imam

“Di dalam rumah, jangan menciptakan suasana bersaing dengan pasangan hidup kita. Sehebat apapun kita di luar rumah, suami adalah tetap imam kita,” ia menerangkan.

Selain itu, Marissa Haque juga mengimbau agar para istri yang memiliki penghasilan lebih besar dari suaminya, bisa selalu rendah diri.

Tetap Menghargai

“Tak perlu sombong petentengan dan pamer pada dunia luar sana. Tetap menghargai suaminya dan ciptakan suasana yang harmoni dan romantis,” imbaunya.

Bersama Ikang Fawzi

Mengenai rumah tangganya bersama Ikang Fawzi, Marissa Haque pun mengutarakan bahwa ia dan sang suami masih harmonis. Secara tersirat ia pun menyatakan bahwa sang suami selalu mendukung segala hal positif yang ia lakukan.

“Kami berusaha menjaga komitmen bahwa di dalam kehidupan pernikahan ada up and down-nya, itu mah biasa. Perempuan hebat di luar rumah, biasanya memiliki suami yang menyejukkan dan men-support habis-habisan,” ia menandaskan.